Home / Kegiatan Rutin / Penyuluhan Kesehatan: “Bahaya Gadget bagi Kesehatan Anak” di SD IT Salman al-Farisi Tayu

Penyuluhan Kesehatan: “Bahaya Gadget bagi Kesehatan Anak” di SD IT Salman al-Farisi Tayu

Dalam rangka meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di era digital, SD IT Salman al-Farisi Tayu mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Bahaya Gadget bagi Kesehatan Anak”. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 di aula sekolah, bekerja sama dengan Rumah Sakit Keluarga Sehat Tayu.

Acara penyuluhan ini diikuti oleh peserta didik kelas IV, V, dan VI, dengan antusiasme yang tinggi. Sebagai narasumber, pihak sekolah menghadirkan dr. Yusrin, seorang dokter sekaligus psikolog, yang berpengalaman dalam bidang kesehatan anak dan perilaku digital.

Dalam pemaparannya, dr. Yusrin menjelaskan berbagai dampak negatif penggunaan gadget secara berlebihan, antara lain: gangguan penglihatan, postur tubuh yang salah, kurangnya aktivitas fisik, hingga pengaruh terhadap perilaku dan konsentrasi belajar anak. Beliau juga memberikan tips praktis agar anak-anak dapat menggunakan gadget dengan bijak, seperti membatasi waktu layar (screen time), memperbanyak aktivitas di luar ruangan, serta menjaga komunikasi langsung dengan keluarga dan teman.

Penyuluhan ini dikemas secara interaktif dan menyenangkan, disertai tayangan video edukatif dan sesi tanya jawab yang membuat siswa aktif bertanya dan berbagi pengalaman mereka. Beberapa siswa bahkan mengungkapkan kebiasaannya bermain game atau menonton video terlalu lama, dan berjanji untuk mengurangi waktu bermain gadget setelah memahami dampak buruknya.

Kepala Sekolah SD IT Salman al-Farisi Tayu menyampaikan apresiasi kepada Rumah Sakit Keluarga Sehat Tayu atas kerja sama yang baik dalam kegiatan ini. Beliau berharap penyuluhan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar peserta didik memiliki pengetahuan dan kesadaran sejak dini tentang gaya hidup sehat di era digital.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat menjadi generasi cerdas digital, yang mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif tanpa mengabaikan kesehatan tubuh dan mental mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *